BALIGETIMES – Kesuksesan entrepreneur memang terasa powerful. Penjualan meningkat, klien bertambah, dan peluang mulai mengalir. Namun, apa yang tidak terlihat oleh kebanyakan entrepreneur adalah peningkatan tanggung jawab pajak yang tumbuh seiring dengan bisnis mereka. Semakin besar pendapatan, semakin besar pula eksposur terhadap kesalahan yang dapat menghabiskan keuntungan.

Perangkap pertama adalah menjalankan bisnis dengan struktur yang salah. Banyak entrepreneur memulai dengan perusahaan perseorangan atau perusahaan terbatas karena terlihat sederhana. Namun, kesederhanaan ini menjadi mahal ketika keuntungan meningkat. Struktur ini memerlukan Anda untuk membayar pajak swasta pada semua pendapatan ditambah dengan pajak pendapatan biasa. Seiring dengan pertumbuhan bisnis, ini menjadi beban keuangan yang besar.

Pada titik tertentu, beralih ke struktur seperti perusahaan S atau kemitraan memungkinkan Anda untuk membayar diri sendiri dengan benar dan mengurangi tagihan pajak keseluruhan. Keputusan ini harus dibuat dengan strategi, bukan emosi. Memilih struktur yang tepat pada waktu yang tepat adalah salah satu langkah terkuat yang dapat Anda ambil untuk menjaga keuntungan yang lebih besar.

Perangkap kedua muncul ketika gaya hidup yang meningkat bercampur dengan pengeluaran bisnis. Seiring dengan kesuksesan entrepreneur, gaya hidup mereka secara alami meningkat. Tidak ada yang salah dengan menikmati kemenangan. Namun, masalahnya muncul ketika pengeluaran pribadi mulai muncul dalam catatan bisnis.

Banyak pemilik bisnis menganggap bahwa jika kartu bisnis mencakup pengeluaran, maka pengeluaran tersebut menjadi dapat dikurangkan. Namun, itu tidaklah benar. Direktorat Jenderal Pajak ingin bukti bahwa setiap pengeluaran adalah biasa untuk industri Anda dan diperlukan untuk bisnis Anda. Ketika garis antara pengeluaran pribadi dan bisnis menjadi kabur, Anda meningkatkan risiko audit dan menetapkan diri Anda untuk penalti. Pendekatan yang paling aman dan cerdas adalah pemisahan yang lengkap. Pengeluaran pribadi tetap pribadi, dan pengeluaran bisnis tetap didokumentasikan.

Perangkap ketiga muncul seiring dengan pertumbuhan tim Anda. Banyak entrepreneur mencoba mengklasifikasikan pekerja sebagai kontraktor independen karena terlihat lebih mudah daripada merekrut karyawan. Mereka ingin menghindari pajak gaji dan pelaporan tambahan. Namun, klasifikasi didasarkan pada kontrol, bukan kenyamanan.

Jika Anda memutuskan bagaimana seorang pekerja melakukan pekerjaannya, kapan mereka bekerja, alat yang mereka gunakan, atau metode yang mereka ikuti, maka orang tersebut kemungkinan besar adalah karyawan. Jika Direktorat Jenderal Pajak atau lembaga negara bagian mengklasifikasikan kembali pekerja tersebut, Anda dapat berutang pajak yang tertunda, penalti, bunga, dan bahkan menghadapi masalah hukum. Ini adalah kesalahan yang mahal, dan salah satu yang terjadi lebih sering daripada yang orang sadari. Entrepreneur yang kuat mendapatkan saran awal, sehingga praktik perekrutan mereka tetap patuh dan pertumbuhan mereka tidak menciptakan risiko yang tidak perlu.

Perangkap keempat adalah gagal memprioritaskan masa depan keuangan Anda sendiri. Banyak entrepreneur menuangkan semua sumber daya ke dalam bisnis dan melupakan untuk membangun rencana pensiun. Tanpa rencana seperti Solo 401(k), SEP IRA, atau rencana manfaat yang ditentukan, Anda melewatkan keuntungan pajak yang besar. Rencana-rencana ini memungkinkan Anda untuk memindahkan uang dari pendapatan yang dikenakan pajak ke tabungan jangka panjang yang menguntungkan Anda, bukan pemerintah. Rencana pensiun yang kuat mengurangi tagihan pajak Anda hari ini dan memperkuat keamanan Anda untuk esok hari. Perencanaan pensiun bukanlah sesuatu yang harus ditunda sampai nanti. Ini harus menjadi bagian dari strategi Anda sekarang. Semakin awal Anda memulai, semakin kuat manfaat jangka panjangnya.

Perangkap kelima adalah gagal membuat pembayaran pajak yang akurat. Karyawan memiliki pajak yang dipotong untuk mereka. Entrepreneur tidak. Ketika pendapatan Anda meningkat dan pembayaran pajak yang diperkirakan tetap sama, musim pajak menjadi stres. Tahun yang seharusnya terasa seperti perayaan tiba-tiba menjadi penuh dengan penalti dan saldo yang tidak terduga. Ini adalah salah satu perangkap yang paling mudah dihindari. Tinjau pendapatan Anda secara teratur. Perbarui pembayaran pajak yang diperkirakan seiring dengan peningkatan pendapatan. Tetap mendapatkan informasi dari Direktorat Jenderal Pajak melindungi arus kas Anda dan membantu Anda tetap mengendalikan gambaran keuangan Anda.

Untuk memaksimalkan penjualan produk rumahan, Anda bisa menggunakan 5 trik fotografi edit AI. Selain itu, mengatur keuangan bisnis kecil dengan baik juga sangat penting. Jika Anda ingin jualan di Shopee dengan sukses, pastikan Anda memahami strategi yang tepat.


Sumber Foto: Dokumentasi Media / www.entrepreneur.com

By mangasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *