BALIGE TIMES – Siapa sangka, John Green, penulis best-seller seperti The Fault in Our Stars, menyimpan wawasan pemasaran yang revolusioner. Diskusi tentang bukunya, ‘Everything is Tuberculosis’, dan pengalaman bisnisnya memberikan pelajaran berharga yang relevan bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam menghadapi tantangan pasar saat ini.
Ringkasan Berita
John Green, yang mungkin lebih dikenal sebagai penulis novel YA, baru-baru ini menerbitkan buku non-fiksi berjudul “Everything is Tuberculosis”. Dalam bukunya, ia berargumen bahwa tuberkulosis (TB) telah membentuk banyak hal di sekitar kita, bahkan memicu inovasi seperti desain topi koboi oleh John B. Stetson saat mencari udara kering untuk menyembuhkan penyakitnya.
Dalam wawancara, Green membahas pandangannya tentang pemasaran, termasuk ide “absurd” untuk Dr Pepper mensponsori hubungan umat manusia dengan bulan. Baginya, itu adalah contoh brand deal yang dapat “meningkatkan absurditas dan kegembiraan di dunia,” bukan sekadar kesepakatan komersial biasa.
Ia juga berbagi pelajaran dari proyeknya seperti Crash Course, saluran YouTube edukasi yang ia dirikan bersama saudaranya. Menurut Green, kunci keberhasilan awal adalah merekrut orang pertama yang memiliki nilai dan gairah yang sama. Pemasaran Crash Course pun terjadi secara organik, dengan siswa yang merekomendasikannya kepada guru mereka, menunjukkan kekuatan dari mulut ke mulut.
Green menekankan pentingnya ROI jangka panjang, bukan hanya metrik instan. Ia percaya bahwa lebih baik berinvestasi pada “kelompok inti pelanggan yang antusias” berdasarkan nilai atau “vibes” yang sama, daripada sekadar demografi luas. Contohnya adalah penjualan kopi yang berfokus pada sumber etis dan amal.
Meskipun ia disebut mengambil banyak risiko, Green menyebut pendekatannya sebagai “kejujuran kreatif”—mengikuti inspirasi dan rasa ingin tahu pribadinya, dengan keyakinan bahwa audiensnya akan tetap setia. Akhirnya, ia kembali pada tuberkulosis, menyebutnya sebagai “masalah pemasaran besar.” Meskipun dapat disembuhkan dan dicegah, kurangnya kesadaran publik di dunia kaya menyebabkan jutaan kematian setiap tahun. Ini adalah contoh ekstrem tentang bagaimana pemasaran yang buruk dapat memiliki konsekuensi yang mematikan, dan betapa krusialnya kampanye pemasaran yang efektif, bahkan untuk masalah kesehatan global.
Pelajaran Bisnis
- Inovasi Berawal dari Solusi Masalah Nyata: Kisah topi koboi John B. Stetson menunjukkan bahwa produk ikonik sering lahir dari kebutuhan mendesak. Bagi UMKM, ini berarti harus jeli melihat “pain point” atau masalah yang dihadapi target pasar dan menciptakan solusi yang benar-benar bermanfaat dan unik.
- Pemasaran Berbasis Gairah dan Keunikan: John Green mencari brand deal yang “menambah kegembiraan dan absurditas.” UMKM bisa mengambil pelajaran ini untuk tidak hanya menjual produk, tetapi juga mengkomunikasikan nilai, cerita, atau bahkan keunikan merek yang dapat menciptakan pengalaman dan kegembiraan bagi pelanggan. Jangan takut untuk tampil berbeda dan otentik.
- Pentingnya Karyawan Pertama yang Selaras Nilai: Rekrutmen karyawan pertama adalah fondasi. Pastikan individu tersebut memiliki visi, nilai, dan gairah yang sama dengan Anda. Mereka akan menjadi pilar utama dalam membangun budaya dan arah UMKM Anda.
- Biarkan Kualitas Produk Berbicara (Word-of-Mouth): Pemasaran paling efektif dan hemat biaya adalah ketika pelanggan Anda dengan sukarela merekomendasikan produk atau layanan Anda. Fokus pada penciptaan produk/layanan berkualitas tinggi yang secara alami ingin dibagikan dan dibicarakan oleh orang lain.
- Fokus pada ROI Jangka Panjang, Bukan Sekadar Instan: UMKM sering tergoda hasil cepat. Namun, John Green percaya pada ROI yang terungkap seiring waktu. Investasikan waktu dan upaya dalam membangun hubungan yang kuat, kepercayaan, dan loyalitas pelanggan. Hasil besar sering membutuhkan kesabaran.
- Targetkan Pelanggan Inti Bersemangat (Values-Based Audience): Daripada mengejar demografi luas, identifikasi dan jangkau “kelompok inti pelanggan yang antusias” yang berbagi nilai atau memiliki “getaran” yang sama dengan merek Anda. Mereka adalah advokat terkuat Anda dan dapat membentuk komunitas loyal di sekitar merek Anda.
- “Kejujuran Kreatif” Adalah Autentisitas yang Nyata: Ikuti inspirasi dan rasa ingin tahu Anda yang tulus dalam berkreasi atau berinovasi. Audiens modern menghargai keaslian. Ketika UMKM jujur pada nilai-nilai dan tujuan mereka, hal itu membangun kepercayaan dan loyalitas yang kuat.
- Pemasaran Krusial untuk Setiap Tujuan: Kisah tuberkulosis yang kurang dikenal di dunia maju meskipun mematikan adalah pengingat kuat. Sebaik apa pun produk atau layanan UMKM Anda, jika tidak dikomunikasikan secara efektif, ia tidak akan mencapai audiens yang tepat. Pemasaran adalah jembatan yang menghubungkan solusi Anda dengan mereka yang membutuhkannya, bahkan dalam lingkungan informasi yang terpecah-belah saat ini.
Sumber Foto: Dokumentasi Media / blog.hubspot.com