BALIGE TIMES – Di era persaingan bisnis yang ketat, menjadi sekadar “penjual” produk atau penyedia jasa mungkin sudah tidak cukup. Pemilik usaha kecil dan menengah (UMKM) perlu berpikir lebih kreatif dan inovatif untuk menarik perhatian pelanggan. Salah satu strategi yang terbukti ampuh adalah mengubah bisnis Anda menjadi sebuah “bisnis event”. Pelajaran berharga ini datang dari Shelley Pippin, pemilik Brewnuts, bar donat unik di Ohio, AS, yang telah sukses besar dengan pendekatannya.

Ringkasan Berita

Brewnuts, yang dikenal sebagai “bar donat pertama dan satu-satunya di Ohio,” berhasil memadukan minuman kopi dan bir pilihan dengan variasi donat buatan sendiri yang selalu berganti. Namun, bagi Shelley Pippin, menu hanyalah permulaan. Ia menegaskan, “Tidak cukup lagi hanya menjadi bisnis keramah-tamahan. Anda perlu menjadi bisnis event.”

Brewnuts secara rutin mengadakan acara khusus yang merayakan hari libur (seperti Halloween), budaya pop (Twilight), hingga fandom tertentu (seperti “Taylor Fest” tahunan untuk ulang tahun Taylor Swift). Acara-acara ini seringkali dilengkapi dengan minuman atau donat bertema unik, seperti “Boston Scream!” untuk musim seram. Pippin percaya bahwa menciptakan hal-hal baru dan memberikan pengalaman “kejutan dan kegembiraan” adalah inti dari industri perhotelan, yang ia terapkan secara total dalam bisnisnya.

Kesuksesan Brewnuts juga ditopang oleh keseimbangan tim, di mana Pippin fokus pada ide kreatif dan pemasaran, sementara suaminya, John, yang berlatar belakang keuangan, menangani operasional. Mereka juga sangat terhubung dengan pelanggan melalui buletin dan media sosial, serta berpegang teguh pada nilai-nilai keaslian dan rasa syukur.

Pelajaran Bisnis untuk UMKM

  1. Ciptakan Pengalaman, Bukan Hanya Produk

    Jangan hanya menjual barang atau jasa Anda. Pikirkan tentang pengalaman apa yang bisa Anda tawarkan kepada pelanggan. Seperti Brewnuts yang menjual donat, tetapi fokus pada “memberikan sepotong pelarian dan kebahagiaan.” Acara bertema dapat menjadi cara yang fantastis untuk menciptakan momen tak terlupakan dan meninggalkan kesan mendalam.

  2. Manfaatkan Kekuatan Tim yang Seimbang

    Anda mungkin memiliki segudang ide kreatif, tetapi pastikan Anda juga memiliki fondasi bisnis yang kuat. Tidak semua hal harus Anda lakukan sendiri. Fokus pada kekuatan Anda (misalnya kreativitas) dan bersinergi dengan rekan atau co-founder yang memiliki keahlian pelengkap (misalnya keuangan dan operasional) untuk menyeimbangkan bisnis.

  3. Percayakan Insting dan Mulai dari Kecil

    Data memang penting, tetapi kadang Anda perlu mengikuti insting dan gairah Anda. Jika Anda sangat antusias dengan sebuah ide, kemungkinan besar pelanggan juga akan merasakannya. Mulai kecil, uji coba ide Anda, ukur dampaknya, dan kembangkan secara bertahap setiap tahun untuk membuktikan nilai ide Anda.

  4. Tetap Otentik dan Libatkan Komunitas

    Jangan mengejar setiap tren yang ada. Rencanakan acara dan strategi pemasaran yang benar-benar mencerminkan nilai-nilai bisnis Anda dan relevan dengan minat sejati Anda serta komunitas. Keaslian akan membangun koneksi yang lebih dalam dan loyalitas pelanggan, bukan sekadar daya tarik sesaat.

  5. Jaga Hubungan Erat dengan Pelanggan

    Jadilah pemilik yang aktif dan terhubung dengan pelanggan Anda melalui berbagai saluran, seperti buletin bulanan, media sosial yang aktif, dan interaksi langsung. Dengan tetap terhubung, Anda akan lebih memahami audiens, menemukan celah pasar (niche groups), dan membuat setiap pelanggan merasa dihargai dan menjadi bagian dari komunitas Anda.

  6. Selalu Berpegang pada Rasa Syukur

    Ingatlah selalu bahwa setiap pelanggan memilih untuk membelanjakan uangnya di tempat Anda. Shelley Pippin menekankan bahwa ia tidak pernah meremehkan dukungan tersebut. Rasa terima kasih ini akan memotivasi Anda untuk selalu memberikan yang terbaik, mempertahankan kualitas layanan, dan membangun hubungan yang langgeng dengan pelanggan.


Sumber Foto: Dokumentasi Media / blog.hubspot.com

By mangasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *