INTERNET RAKYAT – Bayangkan punya internet super cepat 100 Mbps di rumah, tapi harganya cuma sekitar Rp 100 ribuan per bulan, bahkan ada penawaran promo Rp 29.000 untuk periode terbatas! Dulu mungkin terdengar seperti mimpi, apalagi untuk kita yang tinggal di daerah terpencil atau desa yang sering kesulitan sinyal atau harga kuota mahal. Tapi sekarang, impian itu semakin dekat jadi kenyataan! Inilah kabar gembira yang dibawa oleh program “Internet Rakyat” yang siap mengubah cara kita terhubung.
Ringkasan Kabar
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria baru-baru ini menyampaikan semangat besar di balik proyek “Internet Rakyat”. Menurut beliau, kolaborasi ini bukan sekadar urusan formalitas, tapi sebuah janji nyata untuk membuat seluruh masyarakat Indonesia melek digital, dengan akses internet cepat dan terjangkau.
Proyek ini mengandalkan teknologi canggih bernama Fixed Wireless Access (FWA) 5G. Anggap saja ini seperti koneksi internet nirkabel (tanpa kabel) yang sangat kuat, menggunakan sinyal khusus. Keunggulan utamanya? Kita tidak perlu lagi menunggu pembangunan jaringan fiber optik yang memakan waktu lama, mahal, dan sering jadi kendala di banyak daerah. Artinya, internet cepat bisa segera hadir tanpa harus gali-gali tanah untuk menanam kabel!
Nezar Patria menegaskan bahwa ini bukan hanya soal menghubungkan orang, tapi soal memberikan “keadilan digital.” Dulu, internet cepat hanya dinikmati di kota-kota besar, sementara banyak wilayah lain, terutama desa, tertinggal. Dengan teknologi baru ini, diharapkan semua lapisan masyarakat bisa merasakan kecepatan internet yang sama.
Penyedia layanan, Surge, bekerjasama dengan OREX SAI dari Jepang, secara resmi meluncurkan “Internet Rakyat”. Mereka menawarkan layanan internet rumah dengan kecepatan fantastis hingga 100 Mbps, kuota tanpa batas (unlimited), dan yang paling penting, tarif datar sekitar Rp 100.000 per bulan! Bahkan, ada kabar promo terbatas di angka Rp 29.000 yang membuat tawaran ini semakin menggiurkan.
Saat ini, Surge telah membuka pendaftaran awal melalui website mereka (surge.co.id atau telemedia.id) untuk mengumpulkan calon pelanggan sebelum layanan 5G FWA ini benar-benar dikomersialkan secara luas. Cukup kunjungi situsnya dan isi data yang diminta, sesederhana itu!
Dampak Bagi Kita
Bagi masyarakat luas, khususnya yang selama ini mendambakan internet stabil dan murah, hadirnya “Internet Rakyat” ini adalah angin segar. Ini bukan lagi soal wifi voucheran rumahan yang sering putus-putus atau tips hemat kuota internet karena harga yang mencekik. Dengan biaya sekitar Rp 100.000 per bulan untuk 100 Mbps unlimited, ini adalah solusi sinyal susah dan dompet yang nyata.
- Lebih Terjangkau: Harga Rp 100.000 (apalagi promo Rp 29.000) adalah harga yang sangat kompetitif, jauh lebih murah dari banyak paket internet lainnya, apalagi untuk kecepatan sebesar itu. Ini akan membuka pintu akses internet bagi lebih banyak keluarga.
- Aksesibilitas untuk Desa: Teknologi FWA 5G memungkinkan internet cepat menjangkau daerah-daerah pedesaan yang sulit terjangkau fiber optik. Tanpa perlu infrastruktur kabel yang rumit, desa-desa bisa segera merasakan manfaat internet cepat.
- Manfaat Nyata Sehari-hari:
- Pendidikan: Anak-anak bisa belajar online lebih lancar, mencari informasi untuk tugas sekolah, dan mengakses berbagai materi edukasi tanpa hambatan.
- UMKM: Pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) di desa bisa memperluas jangkauan pasar mereka, jualan online, dan bahkan meningkatkan kepercayaan pelanggan melalui kehadiran digital.
- Informasi dan Hiburan: Warga bisa dengan mudah mengakses berita, informasi kesehatan, layanan pemerintah, dan tentu saja, menikmati hiburan seperti streaming film atau berkomunikasi via video call dengan keluarga jauh melalui Smart TV mereka.
- Peningkatan Kualitas Hidup: Internet cepat membuka peluang baru di berbagai sektor, dari telemedicine hingga pengembangan keterampilan digital bagi warga.
Dengan hadirnya “Internet Rakyat”, mimpi akan pemerataan akses internet yang cepat dan terjangkau di seluruh pelosok Indonesia bukan lagi sekadar wacana, melainkan sebuah kenyataan yang semakin dekat di genggaman kita.
Sumber Foto: Dokumentasi Media / inet.detik.com