INTERNET RAKYAT – Di era digital ini, siapa bilang jualan online cuma bisa buat mereka yang di kota besar? Sekarang, produk-produk berkualitas dari pelosok desa pun punya kesempatan emas untuk mendunia. Telkomsel hadir dengan program unggulannya, Digital Creative Entrepreneurs (DCE), yang tak hanya fokus pada pemberdayaan digital umkm di kota, tapi juga membuka pintu lebar bagi bisnis rumahan di mana saja untuk memanfaatkan kekuatan internet dan teknologi cerdas (AI) agar produk lokal bisa bersaing di kancah global. Ini bukan lagi soal akses internet yang mahal, tapi bagaimana internet masuk desa bisa jadi jembatan menuju kesejahteraan.
Ringkasan Kabar
Telkomsel melalui program DCE-nya yang sudah berjalan lima tahun, berkomitmen penuh untuk membantu Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Indonesia. Intinya, mereka ingin para pelaku usaha ini, mulai dari pengrajin, pedagang makanan, hingga produsen fashion atau perawatan diri, bisa memanfaatkan teknologi Kecerdasan Buatan (AI) untuk mengembangkan bisnis mereka. Tema tahun ini, ‘AI-Enabled SMEs Growth – How Locals Go Global’, benar-benar menekankan bagaimana produk-produk lokal bisa menembus pasar global.
Bayangkan, dari jutaan UMKM di Indonesia, masih banyak yang belum maksimal memanfaatkan internet untuk jualan. Padahal, AI ini ibarat asisten pribadi super canggih yang bisa bantu riset pasar, mendesain produk, merencanakan promosi, bahkan memahami kebiasaan pelanggan. Abdullah Fahmi dari Telkomsel menyatakan, program ini adalah wadah untuk belajar, mencari solusi, dan membimbing UKM agar bisa ‘naik kelas’ dan berdaya saing global.
Salah satu alumni DCE, Genesia Ng dari Rajoet Gawenan, merasakan betul manfaatnya. Dengan bantuan program ini, ia jadi lebih paham apa yang diinginkan pelanggan, sehingga pengembangan produk rajutannya semakin tepat sasaran. “DCE ke-5 ini adalah peluang besar bagi UKM untuk memanfaatkan teknologi digital, baik dalam riset, desain, pemasaran, maupun layanan,” ujarnya.
Program DCE ke-5 ini menawarkan kurikulum yang komprehensif:
- Diagnosa Bisnis: UKM akan dibantu menganalisis kondisi bisnisnya agar tahu di mana letak kekuatannya dan bagian mana yang perlu diperbaiki.
- Pendampingan Intensif: UKM akan didampingi untuk meningkatkan efisiensi operasional dan memperluas jangkauan pasar.
- Pelatihan AI Tools: Belajar langsung cara pakai AI untuk mencari tren, membuat konten promosi menarik, sampai berinovasi produk.
- Pameran Produk Lokal: Ada kesempatan memamerkan produk-produk unggulan di berbagai kota.
Rangkaian program akan berlangsung dari roadshow di beberapa kota besar (Makassar, Medan, Surabaya), lalu ada sesi onboarding untuk 500 UKM yang ingin kenal lebih jauh ekosistem digital Telkomsel, hingga proses pitching ide bisnis. Puncaknya, 12 finalis akan mengikuti inkubasi intensif sebelum 5 pemenang terbaik ditentukan pada Juli 2026. Pelaku UKM di bidang Fashion, F&B, Personal Care, dan Craft bisa mendaftar hingga 24 Desember 2025 melalui www.dce.co.id.
Sejak 2021, DCE telah membimbing lebih dari 9.930 UKM, menghasilkan ratusan alumni sukses, dan memberikan total hibah ratusan juta rupiah. Ini adalah bukti nyata komitmen Telkomsel untuk memajukan ekonomi kerakyatan melalui digitalisasi.
Dampak Bagi Kita
Program DCE Telkomsel ini membawa angin segar bagi kita semua, terutama masyarakat di daerah pedesaan dan pelaku usaha rumahan. Ini bukan sekadar program korporat, tapi punya dampak nyata bagi internet rakyat dan ekonomi lokal:
- Produk Lokal Makin Mudah Ditemukan dan Dibeli: Bayangkan, kerajinan tangan unik dari desa terpencil, makanan khas daerah yang lezat, atau fashion lokal dengan desain otentik, kini bisa kita beli dengan mudah via internet. UKM yang melek digital berarti produk mereka lebih sering nongol di marketplace online, tidak harus jauh-jauh datang ke pusat kota atau pameran. Ini juga membuka peluang bagi Anda yang tertarik mencoba bisnis dropship dengan produk-produk lokal berkualitas.
- Harga Lebih Terjangkau dan Kualitas Meningkat: Dengan bantuan AI, UMKM bisa lebih efisien dalam produksi dan pemasaran. Mereka bisa tahu tren pasar lebih cepat dan menyesuaikan produk, sehingga kualitas meningkat. Efisiensi ini juga berpotensi membuat harga produk lokal jadi lebih bersaing dan terjangkau bagi konsumen.
- Peluang Usaha dan Kerja di Desa Terbuka Lebar: Ketika UMKM di desa berhasil berjualan online dan bahkan ‘go global’, mereka membutuhkan lebih banyak tenaga kerja. Ini akan menciptakan lapangan kerja baru di desa, mengurangi keharusan warga desa untuk merantau ke kota. Ini adalah salah satu manfaat internet masuk desa yang paling konkret. Jika Anda mencari peluang usaha rumahan, ini bisa jadi inspirasi untuk menjual produk atau jasa dari daerah Anda.
- Literasi Digital Meningkat di Seluruh Lapisan Masyarakat: Program ini tidak hanya melatih pelaku UMKM, tetapi juga secara tidak langsung mengedukasi masyarakat luas tentang potensi besar internet dan teknologi digital. Mereka jadi tahu bahwa internet bukan hanya untuk hiburan atau komunikasi, tetapi juga mesin penggerak ekonomi.
- Pentingnya Akses Internet yang Stabil: Dengan semakin banyaknya UMKM yang berjualan online, kebutuhan akan akses internet yang stabil dan terjangkau di pelosok daerah akan semakin mendesak. Hal ini juga akan mendorong masyarakat untuk mencari solusi seperti memilih penyedia WiFi yang tepat atau bahkan mencari aplikasi penguat sinyal agar bisnis mereka tidak terganggu. Ini adalah langkah nyata menuju pemerataan akses digital untuk semua.
- Pemberdayaan digital umkm adalah Masa Depan Ekonomi Kita: Program seperti DCE adalah fondasi untuk membangun ekonomi yang lebih kuat dari bawah. Dengan membekali UMKM dengan alat digital dan AI, kita memastikan bahwa sektor usaha paling vital di Indonesia ini siap menghadapi tantangan zaman dan menjadi tulang punggung perekonomian yang tangguh.
Sumber Foto: Dokumentasi Media / inet.detik.com