INTERNET RAKYAT – Pernahkah Anda merasa teknologi canggih seringkali eksklusif dan mahal, hanya bisa dinikmati oleh kalangan tertentu atau jika kita memiliki perangkat dari merek yang sama? Kabar baiknya, ada semangat baru yang muncul untuk mendobrak batasan ini, sebuah semangat yang sangat relevan dengan tujuan kita: mewujudkan “INTERNET RAKYAT” yang terjangkau dan mudah diakses oleh semua lapisan masyarakat, dari kota hingga pelosok desa.

Ringkasan Kabar

Dulu, headset canggih seperti AirPods buatan Apple hanya berfungsi maksimal jika disambungkan ke iPhone atau perangkat Apple lainnya. Jika dipakai di HP Android atau komputer Linux, fitur-fitur pintarnya seperti deteksi telinga otomatis atau pengaturan suara otomatis akan hilang, berubah jadi earphone Bluetooth biasa.

Namun, kini ada sebuah terobosan menarik bernama LibrePods. Ini adalah aplikasi gratis yang dibuat oleh seorang pengembang bernama Kavish Devar. Dengan LibrePods, sebagian besar fitur pintar AirPods kini bisa dinikmati di HP Android atau perangkat Linux! Pengguna bisa merasakan fitur seperti deteksi telinga (musik berhenti otomatis saat headset dilepas), kontrol suara dengan gerakan kepala, volume yang otomatis mengecil saat kita berbicara, hingga pengaturan mode peredam bising yang akurat.

Aplikasi ini juga menampilkan informasi baterai yang lebih tepat, memungkinkan pengguna mengganti nama perangkat, atau mengatur fitur alat bantu dengar. Ini semua dimungkinkan karena LibrePods berhasil “membujuk” AirPods agar merasa sedang terhubung ke perangkat Apple, meskipun sebenarnya tidak.

Meski begitu, LibrePods belum sepenuhnya ramah untuk semua orang. Saat ini, aplikasi ini lebih optimal di HP Android yang sudah diutak-atik sistemnya (disebut “di-root”). Ada pengecualian untuk pengguna ponsel OnePlus dan Oppo dengan sistem operasi tertentu, di mana fitur dasar bisa digunakan tanpa perlu “root”, tapi beberapa fungsi penuhnya tetap memerlukan modifikasi sistem. Ini menunjukkan bahwa meskipun inovasi ada, kadang masih ada tantangan teknis untuk membuatnya bisa dipakai oleh semua orang awam.

Dampak Bagi Kita

Kisah LibrePods ini mengajarkan kita tentang semangat inovasi yang berani mendobrak batasan dan membuat teknologi menjadi lebih demokratis. Semangat inilah yang sangat kita butuhkan untuk mewujudkan “INTERNET RAKYAT”. Sama seperti fitur canggih AirPods yang tadinya eksklusif kini bisa dinikmati lebih banyak orang, begitu pula seharusnya dengan akses internet.

Internet bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan kebutuhan dasar untuk pendidikan, pekerjaan, dan komunikasi. Kita memerlukan solusi internet murah untuk rakyat agar tidak ada lagi desa atau rumah tangga yang tertinggal dari kemajuan digital. Bayangkan jika akses internet bisa semudah dan sejangkau wifi voucheran rumahan di warung-warung, yang memungkinkan semua orang, termasuk anak-anak sekolah dan para pelaku UMKM, bisa terkoneksi.

Untuk daerah-daerah terpencil yang sulit dijangkau jaringan kabel, inovasi seperti internet satelit Starlink bisa menjadi harapan besar. Meskipun biayanya masih perlu penyesuaian agar lebih terjangkau, semangatnya adalah membawa konektivitas ke mana pun. Dengan internet yang stabil dan terjangkau, UMKM bisa memasarkan produknya ke seluruh Indonesia bahkan dunia, serta mengelola keuangan mereka dengan lebih baik menggunakan teknologi digital pembukuan.

Inovasi seperti LibrePods menunjukkan bahwa batas-batas teknologi bisa ditembus. Kini saatnya kita menerjemahkan semangat itu ke dalam upaya nyata untuk mewujudkan “INTERNET RAKYAT”—internet yang benar-benar bisa dinikmati, dimanfaatkan, dan mengubah hidup banyak orang, dari kota hingga pelosok desa, tanpa memandang status sosial atau perangkat yang mereka miliki.


Sumber Foto: Dokumentasi Media / inet.detik.com

By mangasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *