INTERNET RAKYAT – Di era digital ini, siapa sangka kreativitas bisa jadi ladang rezeki utama? Dari kota hingga desa, semakin banyak anak muda yang merangkul dunia digital untuk berkarya. Namun, impian ini tentu tak bisa lepas dari peran vital internet yang stabil dan merata.

Ringkasan Kabar

Baru-baru ini, Samsung memperkenalkan Galaxy Tab S11 Series, sebuah tablet super canggih yang dirancang khusus untuk para kreator konten profesional. Bayangkan saja, dengan tablet ini, mereka bisa membuat video, ilustrasi, atau desain dengan sangat mudah dan cepat, seolah membawa studio mini dalam genggaman. Layarnya jernih, performanya gesit berkat prosesor powerful, dan ada ‘pulpen pintar’ S Pen yang bikin aktivitas menggambar atau mengedit jadi sangat presisi. Bahkan, fitur canggih seperti Samsung DeX bisa mengubah tablet ini jadi seperti komputer desktop, memungkinkan kerja multitasking yang kompleks.

Semua kecanggihan ini menunjukkan betapa pesatnya perkembangan alat bantu bagi para kreator di Indonesia, yang kini sudah mencapai jutaan orang dan menghasilkan banyak karya setiap bulannya. Mereka bisa bekerja di mana saja, dari kafe hingga pesawat, mewujudkan ide-ide brilian hanya dengan tablet di tangan. Ini adalah gambaran bagaimana teknologi bisa mempercepat lahirnya ide-ide kreatif, dan bahkan membuka peluang baru seperti peluang bisnis NFT untuk seniman lokal Indonesia.

Dampak Bagi Kita

Melihat kecanggihan Galaxy Tab S11 Series ini, mungkin kita bertanya, “Apa gunanya bagi saya yang tinggal di desa atau hanya pakai internet rumahan?” Nah, di sinilah konsep INTERNET RAKYAT menjadi sangat penting.

Meski Galaxy Tab S11 ini harganya tidak murah dan mungkin belum terjangkau oleh sebagian besar masyarakat biasa, keberadaannya menunjukkan potensi besar dunia digital. Bayangkan, jika para kreator di kota bisa menghasilkan karya luar biasa dengan alat canggih, apa kabar dengan potensi bakat-bakat terpendam di desa? Mereka juga punya ide-ide brilian, cerita lokal yang unik, atau kerajinan tangan yang artistik. Untuk bisa mengubah karya seni menjadi emas di era digital, mereka butuh internet yang lancar.

Ini artinya, infrastruktur internet yang kuat dan merata adalah kunci. Tanpa internet yang stabil, mau secanggih apapun alatnya, ide-ide kreatif akan sulit tersalurkan. Solusi sinyal susah di desa harus segera diatasi. Mungkin dengan mengembangkan jaringan fiber optik mandiri atau usaha RT/RW Net legal yang dikelola komunitas.

Dengan internet yang merata dan terjangkau, masyarakat di pelosok pun bisa mengakses informasi, belajar skill baru, bahkan menjual hasil karyanya ke pasar yang lebih luas. Jadi, meskipun tablet canggih ini belum untuk semua, semangatnya adalah tentang bagaimana teknologi dan internet bisa membuka pintu peluang bagi siapa saja, di mana saja, untuk berkarya dan maju bersama.


Sumber Foto: Dokumentasi Media / inet.detik.com

By mangasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *