BALIGETIMES – Dalam dunia bisnis, kemampuan untuk beradaptasi dan mengembangkan strategi yang efektif sangat penting untuk meningkatkan pendapatan dan mempertahankan posisi di pasar. Salah satu contoh yang patut dipelajari adalah strategi ekspor yang dilakukan oleh China, yang berhasil mencapai surplus perdagangan sebesar $1,189 triliun pada tahun 2025.
China berhasil mencapai surplus perdagangan yang besar ini meskipun mengalami penurunan ekspor ke Amerika Serikat sebesar 20%. Hal ini karena perusahaan-perusahaan China beralih secara agresif ke pasar lain, seperti Afrika, Asia Tenggara, dan Uni Eropa. Ekspor ke Afrika meningkat sebesar 26%, sementara pengiriman ke Asia Tenggara dan Uni Eropa juga meningkat. Banyak perusahaan China yang menghindari tarif Amerika Serikat dengan mengalihkan barang-barang melalui Asia Tenggara.
Strategi ini dapat dijadikan contoh bagi pelaku UMKM di Indonesia. Dengan mengembangkan strategi ekspor yang efektif, UMKM dapat meningkatkan pendapatan dan memperluas pasar. Salah satu cara untuk melakukan ini adalah dengan mengembangkan produk yang unik dan berkualitas sehingga dapat bersaing di pasar internasional.
Selain itu, UMKM juga dapat menggunakan publisitas yang efektif untuk meningkatkan penjualan tanpa biaya besar. Dengan menggunakan strategi multichannel yang tepat, UMKM dapat meningkatkan penjualan online dan memperluas pasar. Untuk informasi lebih lanjut, bisa kunjungi artikel tentang strategi multichannel.
Sumber Foto: Dokumentasi Media / www.entrepreneur.com