BALIGETIMES – Dalam dunia bisnis, terutama bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), menghadapi tantangan regulasi dan meningkatkan produktivitas adalah kunci untuk kesuksesan. Salah satu contoh yang dapat dipelajari adalah kasus M&M Custard, salah satu franchisee terbesar dari Freddy’s Frozen Custard and Steakburgers, yang mengajukan kebangkrutan Bab 11 karena regulasi yang “beracun” di Chicago.

CEO M&M Custard, Eric Cole, menyebut 11 toko di Chicago sebagai “aset beracun” yang menghasilkan EBITDA negatif dan menjadi beban keuangan bagi portofolio mereka. Ini menunjukkan bahwa lingkungan regulasi dan pajak yang berat dapat menjadi hambatan besar bagi bisnis, terutama UMKM. Oleh karena itu, penting untuk memahami regulasi setempat dan memiliki strategi yang tepat untuk menghadapinya.

Untuk meningkatkan produktivitas, UMKM juga perlu memanfaatkan teknologi dan inovasi. Contohnya, dengan menggunakan analitik dan fasilitas yang canggih, bisnis dapat meningkatkan efisiensi dan mengurangi biaya. Selain itu, membangun kepercayaan di tempat kerja juga sangat penting untuk meningkatkan moral dan produktivitas karyawan.

Beberapa tips yang dapat diambil adalah: memahami regulasi setempat, memiliki strategi yang tepat untuk menghadapi tantangan, memanfaatkan teknologi dan inovasi, dan membangun kepercayaan di tempat kerja. Dengan demikian, UMKM dapat meningkatkan produktivitas dan mengatasi tantangan regulasi untuk mencapai kesuksesan.

Untuk informasi lebih lanjut tentang tips bisnis UMKM, kunjungi Tips Bisnis UMKM: Menghadapi Tantangan AI dan Meningkatkan Produktivitas, 5 Ide Bisnis Kuliner Anti Mainstream yang Bisa Menghasilkan Omzet Puluhan Juta Per Bulan untuk UMKM Indonesia, dan 5 Tips Membangun Kepercayaan di Tempat Kerja untuk UMKM.


Sumber Foto: Dokumentasi Media / www.entrepreneur.com

By mangasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *