INTERNET RAKYAT – Di tengah semakin mudahnya akses internet, termasuk di pelosok desa lewat program akses internet merata, penting sekali memastikan pengalaman berselancar di dunia maya itu aman dan bermanfaat. Kabar baik datang dari TikTok, platform video pendek yang digandrungi banyak orang. Kini, pengguna, termasuk kita di desa, bisa lebih leluasa mengendalikan jenis konten yang muncul di beranda mereka, khususnya yang berbau kecerdasan buatan atau AI.

Ringkasan Kabar

Beberapa waktu terakhir, internet memang dibanjiri oleh video-video yang dibuat oleh komputer atau kecerdasan buatan (AI). Video-video ini seringkali terlihat sangat nyata, sampai-sampai sulit dibedakan mana yang asli dan mana yang buatan mesin. Hal ini bisa bikin penggunanya bingung, apalagi bagi yang baru familiar dengan dunia digital.

Untuk mengatasi kebingungan ini, TikTok meluncurkan sebuah fitur baru yang mirip ‘tombol sakti’ di pengaturan aplikasi mereka. Pengguna kini bisa mengatur seberapa banyak konten AI yang ingin mereka lihat di halaman utama atau yang biasa kita sebut ‘For You Page’ (FYP). Caranya gampang, cukup masuk ke Pengaturan (Settings) > Preferensi Konten (Content Preferences) > Kelola Topik (Manage Topics). Di sana, akan ada pilihan khusus untuk konten buatan AI, lengkap dengan ‘geseran’ yang bisa Anda atur mau lebih sedikit atau lebih banyak konten AI muncul.

Fitur ini bukan untuk menghilangkan sama sekali konten AI, melainkan memberi kita kendali penuh. “Sama seperti kontrol tersebut, pengaturan AIGC juga dirancang untuk membantu orang-orang menyesuaikan beragam konten di feed mereka, dan bukan menghapus atau menggantikan konten di feed sepenuhnya,” tulis TikTok dalam postingan blognya, dikutip pada Minggu (23/11/2025).

Pihak TikTok sendiri mengakui bahwa saat ini ada lebih dari 1,3 miliar video berlabel AI di platform mereka, dan sistem mereka masih terus belajar untuk bisa membedakan mana konten AI yang benar-benar asli dari kreator atau yang sudah dimodifikasi, bahkan berencana memakai ‘watermark’ tersembunyi agar lebih akurat.

Dampak Bagi Kita

Lalu, apa dampaknya bagi kita, khususnya masyarakat di desa yang semakin akrab dengan internet? Fitur baru ini membawa angin segar dan banyak manfaat:

Pertama, pengalaman berinternet jadi lebih nyaman dan cerdas. Bayangkan, dengan akses internet merata yang semakin terjangkau, termasuk bagi yang sedang mencari tahu cara pasang wifi desa, kita tidak lagi harus bingung membedakan mana video asli atau buatan AI yang kadang menyesatkan. Konten yang muncul di beranda kita jadi lebih relevan dan sesuai minat, sehingga tidak buang-buang waktu atau bahkan kuota.

Kedua, membantu masyarakat desa beradaptasi dengan teknologi. Fitur ini secara tidak langsung mengajarkan kita tentang keberadaan konten AI dan pentingnya untuk selalu kritis terhadap informasi yang kita terima. Ini adalah bagian penting dari literasi digital yang harus menyertai perkembangan jaringan fiber optik mandiri di berbagai pelosok.

Ketiga, berpotensi menghemat kuota internet. Ketika konten yang muncul di FYP kita lebih sesuai dengan minat dan tidak membuat bingung, kita cenderung tidak akan terus-menerus *scroll* tanpa arah. Ini bisa membantu kita menjadi pengguna internet yang lebih efisien dan 6 Cara Hemat Kuota Internet saat Nonton Youtube agar Tidak Boros dan Bikin Kantong Kering pun bisa diterapkan lebih baik.

Keempat, mendukung perkembangan ekonomi lokal. Bagi pelaku UMKM di desa yang memanfaatkan TikTok untuk promosi, seperti penjual 5 Ide Usaha Makanan Ringan Kekinian yang Bisa Buat Kamu Jadi Jutawan Muda di Tahun Ini, fitur ini memastikan konten mereka tidak tenggelam di antara banjirnya konten AI yang kadang tidak relevan. Dengan begitu, jangkauan promosi UMKM bisa lebih efektif dan tepat sasaran, membantu pertumbuhan ekonomi di tingkat lokal, bahkan bisa dihubungkan dengan keputusan Investasi Emas atau Saham yang Lebih Menguntungkan untuk UMKM Pemula di Indonesia yang lebih cerdas.

Dengan adanya kendali ini, kita bisa menikmati internet yang tidak hanya cepat dan terjangkau, tapi juga lebih aman, relevan, dan memberdayakan bagi seluruh lapisan masyarakat.


Sumber Foto: Dokumentasi Media / inet.detik.com

By mangasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *