BALIGE BIZ NEWS – Mengembangkan bisnis hingga bernilai jutaan dolar seringkali diiringi dengan pertanyaan besar: mungkinkah mencapai keseimbangan kerja dan hidup? Nicole Bernard Dawes, seorang pendiri dua perusahaan sukses bernilai jutaan dolar, memiliki pandangan yang menarik dan mungkin sedikit kontroversial tentang hal ini, terutama bagi para pengusaha UMKM.
Ringkasan Berita
Nicole Bernard Dawes, pendiri perusahaan sukses Late July (keripik tortilla organik) dan Nixie (minuman soda tanpa gula), adalah seorang pebisnis yang tak pernah “unplug” dari pekerjaannya. Setelah sukses menjual Late July ke Campbell’s senilai $100 juta dan kini mengembangkan Nixie hingga meraih pendanaan $27 juta, ia telah menghabiskan dua dekade lebih di dunia kewirausahaan. Baginya, selalu siaga adalah tanggung jawab yang ia ambil sendiri sebagai seorang pendiri. “Saya yang memilih ini. Saya adalah pengusaha, saya melakukan ini pada diri saya sendiri,” ujarnya.
Namun, filosofi ini tidak ia terapkan kepada timnya. Dawes dengan tegas mendorong karyawannya untuk sepenuhnya melepaskan diri dari pekerjaan setelah jam pulang. “Mereka tidak mendaftar untuk menjadi pengusaha,” katanya, menekankan bahwa ia tidak ingin kerja mengambil alih kehidupan stafnya, berbeda dengan banyak pemimpin lain yang mengharapkan etos kerja tanpa henti dari tim mereka.
Tumbuh besar di tengah hiruk-pikuk bisnis orang tuanya (ibu dengan toko makanan sehat dan ayah dengan kerajaan makanan ringan Cape Cod Chips), Dawes memasuki dunia startup dengan “mata terbuka”. Ia menyadari betul bahwa kewirausahaan adalah perjalanan yang penuh stres, kesepian, dan membutuhkan banyak pengorbanan. Namun, gairah yang mendalam terhadap misi dan produknya lah yang membuatnya terus maju dan merasakan bahwa “itu tidak terasa seperti bekerja.”
Meskipun ia mengakui kesulitan untuk benar-benar lepas dari pekerjaan, Dawes tetap memprioritaskan hal-hal yang menjaga kewarasannya, seperti makan malam keluarga hampir setiap malam, berjalan kaki, berolahraga, membaca, dan pergi ke pantai. Bahkan, ia menjadikan kunjungan ke toko bahan makanan sebagai “hobi” untuk mengamati tren pasar dan produk baru, sebuah kegiatan yang juga memberinya kepuasan melihat produknya dipilih konsumen.
Pelajaran Bisnis untuk UMKM
Dari pengalaman Nicole Bernard Dawes, ada beberapa pelajaran berharga yang bisa dipetik oleh para pemilik UMKM:
- Pahami Peran Anda sebagai Pendiri: Sebagai pemilik UMKM, bisnis Anda memang sangat bergantung pada Anda. Ini berarti Anda mungkin perlu bekerja lebih keras dan berkorban lebih banyak. Sadari bahwa ini adalah pilihan pribadi Anda, sebuah “situasi yang ditimbulkan sendiri.”
- Prioritaskan Kesejahteraan Tim: Meskipun Anda mungkin rela bekerja tanpa henti, jangan paksakan etos kerja yang sama kepada karyawan Anda. Dorong mereka untuk memiliki keseimbangan kerja-hidup yang sehat. Karyawan yang bahagia dan terisi kembali energinya akan lebih produktif dan setia.
- Gairah adalah Kunci Keberlanjutan: Perjalanan UMKM penuh tantangan. Gairah yang kuat terhadap misi dan produk Anda akan menjadi bahan bakar utama yang membantu Anda melewati masa-masa sulit dan membuat pekerjaan terasa lebih menyenangkan, bahkan saat harus berkorban.
- Persiapan Mental dan Belajar dari Pengalaman: Seperti Dawes yang tumbuh di lingkungan bisnis, sangat penting bagi UMKM untuk mempersiapkan diri secara mental menghadapi stres, kesepian, dan pengorbanan. Jangan ragu untuk belajar dari pengalaman orang lain atau mencari mentor.
- Tetapkan Prioritas Pribadi yang Fleksibel: Meskipun sulit untuk “mematikan” pekerjaan sepenuhnya, tetaplah sisihkan waktu untuk keluarga, kesehatan, dan hobi Anda. Keseimbangan bukan berarti selalu lepas total, tetapi tentang mengelola prioritas agar Anda tetap waras dan berenergi.
- Jadikan Observasi Pasar sebagai Hobi: Ikuti jejak Dawes dengan menjadikan pengamatan pasar (misalnya, di toko kelontong, online, atau pameran) sebagai aktivitas rutin yang menyenangkan. Ini adalah cara cerdas untuk tetap update dengan tren, memahami preferensi konsumen, dan menemukan ide produk baru.
- Hargai Perjalanan Anda: Melihat produk Anda dipilih pelanggan atau bisnis Anda tumbuh adalah anugerah. Rasakan rasa syukur atas kesempatan yang Anda miliki, karena ini akan meringankan beban kerja dan mengisi kembali semangat Anda.
Sumber Foto: Dokumentasi Media / fortune.com