BALIGE TIMES – Di tengah persaingan bisnis yang kian ketat, strategi pemasaran dan promosi UMKM yang itu-itu saja mungkin tidak lagi cukup untuk menarik perhatian. Sama seperti pencari kerja yang harus berinovasi agar dilirik, para pelaku UMKM juga perlu memikirkan cara-cara kreatif untuk membuat bisnis mereka menonjol dan diingat oleh pelanggan.
Ringkasan Berita
Dulu, lamaran kerja dengan resume dan surat lamaran yang baik sudah cukup. Namun, di pasar kerja yang padat saat ini, pendekatan tradisional tersebut tak lagi menjamin. Banyak perusahaan yang enggan menambah staf, sehingga para pencari kerja dituntut untuk lebih kreatif dalam proses pencarian mereka.
Sebagai contoh, Darshan Patel, seorang profesional film dan pemasaran, mengirimkan 50 sen melalui Venmo kepada calon bosnya di semester akhir kuliahnya, lengkap dengan tautan ke resume-nya. Cara yang tidak biasa ini berhasil menarik perhatian dan meluncurkan kariernya di industri film. “Ini mengajarkan saya bahwa Anda harus melakukan sesuatu yang unik untuk mendapatkan perhatian di pasar kerja ini,” kata Darshan.
Contoh lain adalah Felix Wallis, seorang insinyur riset untuk startup AI. Setelah lulus kuliah, ia melewatkan aplikasi tradisional dan fokus pada satu startup yang produknya ia sukai. Felix kemudian membuat kode perbaikan untuk antarmuka produk startup tersebut dan mempostingnya secara publik di grup Facebook perusahaan. Tindakan proaktif ini menarik perhatian perusahaan dan akhirnya membawanya ke posisi magang. Felix menekankan, “Anda tidak bisa memalsukan minat atau gairah — dan membuktikan bahwa Anda memilikinya, menurut pengalaman saya, adalah cara terbaik untuk dipekerjakan.”
Intinya, pelajaran bagi pencari kerja bukanlah sekadar melakukan hal aneh, melainkan menunjukkan minat yang tulus dan disengaja terhadap peran yang diinginkan, serta memiliki keberanian untuk melakukan sesuatu yang berkesan agar menonjol dari keramaian.
Pelajaran Bisnis
Apa yang bisa dipelajari UMKM dari kisah-kisah pencari kerja kreatif ini? Berikut adalah beberapa tips untuk membuat bisnis Anda tak terlupakan:
- Jangan Terjebak Promosi Tradisional: Mirip dengan resume dan surat lamaran, iklan standar mungkin tidak lagi efektif. UMKM perlu mencari cara unik dan inovatif untuk menyampaikan pesan mereka kepada target pasar.
- Tunjukkan Gairah dan Nilai Nyata: Darshan dan Felix tidak hanya mengatakan mereka tertarik, mereka menunjukkan apa yang bisa mereka lakukan. UMKM harus mampu mendemonstrasikan nilai produk atau layanan mereka secara konkret dan menunjukkan passion mereka dalam memecahkan masalah pelanggan.
- Berani Tampil Beda dan Berkesan: Mengirim 50 sen atau memperbaiki kode secara publik adalah tindakan berani. Pikirkan kampanye pemasaran yang berani, interaktif, atau tak terduga yang bisa membuat pelanggan mengingat merek Anda.
- Proaktif dalam Memberikan Solusi: Felix memperbaiki masalah sebelum diminta. UMKM bisa mencoba mengidentifikasi masalah atau kebutuhan pelanggan yang belum terpenuhi dan menawarkan solusi inovatif secara proaktif, bahkan sebelum ada transaksi.
- Personalisasi dan Keterlibatan Langsung: Pendekatan Venmo Darshan sangat personal. UMKM dapat mencari cara kreatif untuk berinteraksi secara lebih personal dan langsung dengan calon pelanggan atau mitra, membangun hubungan yang kuat.
- Manfaatkan Platform Digital Secara Unik: Kedua contoh menggunakan platform digital (Venmo, grup Facebook) dengan cara yang tidak konvensional. Eksplorasi penggunaan media sosial, komunitas online, atau platform e-commerce dengan strategi yang tidak biasa dan menarik.
Di pasar yang penuh dengan pilihan, UMKM yang berani berinovasi dan menunjukkan minat tulus serta nilai nyata akan memiliki peluang lebih besar untuk tidak hanya menarik perhatian, tetapi juga membangun loyalitas pelanggan jangka panjang.
Sumber Foto: Dokumentasi Media / www.businessinsider.com